Hari ini ikut acara Kompasiana MODIS (mounthly Discussion) tempat diadakannya acara di Cafe Pisa and Resto di daerah mahakam. aku kira aku bakal dateng telat nih karna menurut jadwal acara dimulai pukul 09.30 sedangkan aku sampe lokasi 09.45. wah ternyata sudah rame saat aku masuk cafe pisa tapi ternyata acara nya blum dimulai. hemmmm calangak-celinguk cari teman yang dikenal "maklum aja aku baru pertama kali ikut diskusi yang diadaan Komasiana ini" ahhh cuma kenal 1 orang disitu "mba rahmi" tapi tempat duduk disebelahnya dah penuh yaudah aku milih duduk di bangku paling belakang. yah...walaupun mataku yang minus ini gak keliatan jelas kedepan stage. tenyata jam hampir nunjukin pukul 10.00 belum juga acara akan dimulai nih....menurut dugaanku sih psti karna pembicara utamanya belum sampe. pembicara diskusi kali ini itu mba nurul Arifin...karena tema MODIS kali ini "Kiprah perempuan di DPR".
gak berapa lama mba nurul Arifin sampai, tanpa buang waktu panitia acara langsung membuka acara. wah acara dikawal apik oleh seorang MC aku lupa namanya siapa hehehhe yang jelas facenya juga enak dipandang mata. baru acara dibuka mba linda jalil disuruh membuka acara diskusi dgn lagu yang diciptakan untuk wanita Indonesia yang katanya sih terbukti tegar "wahhh aku bgth khan tuh" panjang lebar mba linda jalil cerita bagaiman lagu itu tercipta sampe yang arrment lagunya dan diakhiri dengan lagu itu dinyanyikan oleh mba Linda jalil itu sendiri. suaranya cukup merdu didengerlah, kaya penyanyi-penyanyi lawas era 80-an.
setelah itu tanpa basa-basi diskusi pun dimulai. awalnya aku kira akan ada pemaparan dulu dari mba nurul Arifin kaya seminar-seminar gitu...ehhh ternyata engga yah langsung aja diskusi. dimulai dari si MC yang aku rasa punya banyak wawasan karena itu yang membuat isi diskusi begitu sampai tujuan memberikan informasi, motivasi, dan spiritnya ke aku dari diskusi hari ini.
Dia (Nurul) bercerita bagaimana seorang nurul memulai karir politiknya, yang tidak mudah menanamkan kepercayaan bahwa ia memiliki kemapuan di bidang politik. lalu tentang kehidupan rumah tangganya yang memiliki perbedaan mendasar (beda agama dgn sang suami) tetapi tetap saling mengisi dan menghargai, bahkan suaminya "Mayong" diakui nurul sbg pria yang sangat baik, sabar, dan setia. terbukti saat diskusi itu mas mayong mendampingi mba Nurul sampai akhir acara. diskusi ini begitu hangat dengan intreaksi kedua pasangan suami istri yang sepanjang diskusi saling mematikan pernyataan yang di ceritakan mba Nurul adalah nyata. yang lebih memuat saya kagum lagi akan sosok nurul adalah dia mengakui sisi kekurangan dan kelemahannya sbg seorang ibu dan istri serta elit politik bahwa harus berimbang posisinya dan juga tetap menahrgai prinsip-prinsip satu sama lain. sungguh wanita yang luar biasa dan patut di contoh.
bercerita banyak hari ini nurul arifin memberi saya ilmu, tidak hanya bagaimana ia menuangkan ide dan gagasannya secara real, tapi bercerita tentang sex education, kesehatan, politik, relation. sehingga saya harusnya tidak lagi mencari-cari jati diri dalam diri saya tapi saya harus mencari potensi, ide dan gagasan saya sendiri bukan menjadi orang lain...
cukuplah saya mengagumi orang-orang hebat itu untuk di ambil hikmah dan ilmunnya namun tidak menjadikan diri saya utuh menjadi orang lain...
Beautyfull Life Beautyfull ways ALLAH show to me I faith HIM....
Jazakillah...